Review Kuliner Tengkleng Gajah Dengan Menu Super Jumbo yang Menggugah Selera

Kuliner di Jogja memang tiada duanya. Pelbagai macam makanan dari berjenis-jenis pelosok daerah di Jogja jadi sebuah kemewahan rasa yang tiada duanya. Apalagi di Jogja banyak terdapat masakan legendaris dengan cita rasa khas yang menggugah selera. Nilai plusnya lagi, harga makanan di Jogja relatif murah. Bagi orang luar Jogja pasti seneng ya jikalau jajan di kota ini.

Untuk ulasan masakan kali ini Hipwee Travel datang ke salah satu kios makan dengan menu yang bikin ngiler, Tengkleng Gajah. Seperti apa rasanya dan berapa harganya? Yuk simak ulasannya aja ya.

Tengkleng Gajah adalah menu masakan yang cukup populer di Jogja. Hampir tiap-tiap hari daerah ini ramai oleh pembeli

Akhir minggu, beberapa situs slot depo 5k mobil dan bis terparkir di halaman kios makan Tengkleng Gajah. Hampir segala daerah duduk terisi oleh pembeli, bagus yang di depan, tengah ataupun yang di belakang. Untungnya masih ada 1 meja kosong yang kemudian segera kutempati. Nggak berkeinginan kehabisan daerah untuk menikmati sajian tengkleng ukuran jumbo ini. Tiap-tiap Sabtu atau Pekan, kios makan ini pasti ramai pengunjung.

Aku mengorder 3 menu di Tengkleng Gajah adalah sate goreng, gule kambing dan tengkleng yang ditongseng. Ukuran menu lain memang nggak sebesar Tengkleng Gajah. Oh iya padahal namanya gajah, bukan berarti tengkleng ini dibikin dari daging gajah. Bahan utamanya konsisten daging kambing, cuma saja dipilih tulangnya yang besar-besar. Jangan salah, daging kambing yang nempel di tulangnya itu juga masih banyak banget. Bisa digigitin sampai habis deh.

Tengkleng gajah ini berdomisili di Jalan Gantalan Minomartani, Ngaglik, Sleman. Tepatnya di Jalan Kaliurang km 9.3 lalu belok ke timur sekitar 200 meter. Yuk cobain tengklengnya…

Oke aku berkeinginan kasih ulasan untuk 3 menu yang kucicipin di Kios Tengkleng Gajah. Pertama, sate goreng ini adalah menu yang unik ya. Sekiranya lazimnya sate ditusuk, khusus sate ini nggak. Masaknya bahkan digoreng. Tekstur daging satenya lembut dengan bumbu manis yang mengabsorpsi. Namun beneran, sate ini campur nasi hangat rasanya luar lazim lezat. Sekiranya kau nggak menyukai manis pasti kurang layak sama sate ini.

Selanjutnya gule kambing, jikalau yang ini dagingnya masih agak alot dan sayang banget kuahnya sedikit. Sedangkan pengen kuahnya lebih banyak dan mengabsorpsi ke daging. Kuahnya cukup terasa bumbunya, cuma sayang kurang mengabsorpsi dan masih alot. Untuk menu terakhir, tengkleng yang dimasak dengan kuah tongseng ini memang istimewa sih. Bumbunya cukup kental padahal nggak kental banget sih, tapi terasa kuat di lidah. Dagingnya empuk dan menyatu dengan bumbu di kuahnya. Lezat banget makan daging kambing dengan kuah tongseng ini. Nasi hangat konsisten yang utama dan krupuk jadi pelengkapnya. Beuh, puas banget makan di sini. Minum es jeruk atau es dawet dapat jadi alternatif untuk menutup sajian masakan di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *